
awalnya.........
hanya melihatnya, itu pun tak menyisahkan
sekali, sesekali
dan berkali-kali, tetap sama
dia adalah dia
aku pun juga masih aku
ia, aku masih di sini
tak risau olehnya, aku kaya akan makna
saat itu....
angkuh dan aku punya hati
aku punya senyum
dan aku punya bahagia
dia? ah.. tak aku mengerti
kali ini, pencuri itu menghukumku
menghukum akan keberadaannya
keberadaan yang menghantuiku
hantu yang tak berbayang
dan bayangnya masih tetap di kepalaku
tentang dia, aku pun giranng akan objeknya
karena dia, membuatku lama dalam sesak
dan dia belum juga divonis akan kejahatannya
sebab dialah yang telah mencuri maknaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar