aku merangkai sebuah kata yang mungkin membuatnya yakin. tetapi, tak tersentuh olehnya meski dia tahu kan pintaku. bagiku mengajakmu kembali adalah hal yang mudah namun isyarat pun tak nampak di ruas langkahmu. kembali kuterdiam dan tak berkata, dalah hati "tidakkah kita sejenak berfiir untuk istirahat di riuhnya cinta dan mari kita mencipta damai"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar